Home > History > :: Kosmologi Candi Hindu di Indonesia ::

:: Kosmologi Candi Hindu di Indonesia ::

Candi Hindu

Indonesia adalah negeri yang kaya akan peninggalan bersejarah, termasuk di antaranya adalah bangunan-bangunan bercorak Hindu dan Budha. Keberadaan bangunan-bangunan itu sendiri tentunya tidak bisa dipisahkan dari kehadiran sejumlah Kerjaan Besar yang pernah memerintah di bumi nusantara ini.

Sebutlah Kerajaan Syailendra dan Kerajaan Sanjaya di Pulau Jawa, dua kerajaan dengan spiritual background yang berbeda yang kemudian mendirikan mahakarya seni berupa Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Dua buah bangunan dengan arsitektur masa lampau yang kemegahannya tidak bisa tertandingi bahkan oleh kemajuan teknologi dewasa ini. Bangunan yang menjadikan Menara Kembar Petronas milik Malingsia itu seolah hanya menjadi UPIL di hidung Godzilla (**Sentimen Kenegaraan? memang demikian adanya. Andai boleh meneruskan, ada banyak hal lain yang bisa saya cacat dari Negara Bau Kencur yang hobinya maling kebudayaan itu) Tapi, marilah kita mengesampingkan nasionalisme kita terlebih dahulu dan kembali membuka buku harian nenek moyang.

Borobudur dan Prambanan sebenarnya bukanlah merupakan satu-satunya “bebatuan” yang diwariskan oleh para leluhur kepada kita. Faktanya, ada lebih dari 60 bangunan lain yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia dan secara spesifik, terdapat 30 buah bangunan percandian tersebar di wilayah pulau Jawa bagian tengah (*simak tulisan saya mengenai beberapa candi di wilayah Jawa Tengah)

“That Ancient Archipelago of Indonesia, breeds very vigorous creatures”

Kapan dan bagaimanakah bangunan itu didirikan? Terlebih dalam kuantitas massive dan geografis yang saling berjauhan. Untuk dan atas dasar apa pendirian bangunan-bangunan tersebut?
Dalam sejarah dan tradisi mengenai Hindu Worship, sebuah Candi adalah merupakan suatu simbol. Demikian pula halnya dengan setiap bagian dari strukturnya mewakili simbol tertentu dan masing-masing tidak mungkin untuk berdiri sendiri. Konteks kosmologi candi Hindu yang dimaksud di sini adalah mengenai keterkaitan bangunan-bangunan tersebut terhadap kesatuan hubungan antara Manusia , Sang Pencipta dan Alam Semesta.

Kosmis Manusia

  1. Didirikan atas dasar pengabdian dan ketaatan (devotion) kepada Sang Pencipta yang merupakan entitas tertinggi (Highest Entity). Pekerjaan yang dilakukan atas dasar ketaatan akan selalu mengalami penyempurnaan hasil sesuai konsep kepatutan.
  2. Sebagai simbol pencerahan bagi terwujudnya pengabdian secara menyeluruh dan penunjuk jalan terhadap mereka yang belum menemukan “jalan pengabdian”
  3. Sebagai sentral atas terwujudnya harmoni antara Manusia, Sang Pencipta dan Alam Semesta (Intersect) yang digambarkan dengan pengulangan bentuk arsitektural. Model terhadap siklus alam dan kehidupan.
  4. Hasil Integrasi dari berbagai elemen berbeda yang ada di alam semesta menuju satu titik.
  5. Konstruksi dengan penyerupaan terhadap gunung / pegunungan dan berlokasi di sekitar/dekat dengan gunung. Analogi bahwa tempat tersebut menjembatani hubungan manusia dan Tuhan secara vertikal ketika pada akhirnya jiwa-jiwa itu terangkat ke hadapan penciptanya (axis of divine consciousness).
  6. Terletak pada suatu “PerTirtaan”, Tirtha (Sanskrit) yang memiliki makna “Tempat perlintasan” yang memungkinkan pengabdi (umat) menemui penciptanya.
  7. Terakhir, pondasinya harus dibangun atas dasar Vastu-Purusa-Mandala (Mandala). Suatu representasi alam semesta dalam skala kecil sekaligus simbol ketuhanan dan kosmis manusia. Pusat dari mandala itu sendiri adalah titik dengan kedudukan tertinggi pada alam semesta (**tempat Arca)

Sumber:

– Eck, Darsan : “Seeing the Divine Image in India

– Kramrisch, Stella : “The Hindu Temple

Michell, George :  “The Hindu Temple: An Introduction to Its Meaning and Forms”

– Rao : “The Indian Temple, Its Meaning

– Shri H. Sarkar : “Vaisnava Symbolism in Indian Art and Architecture”

Categories: History Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: